Sunday, June 21, 2009

-=:+: Got Any Talent? :+:=-

Ah, lama ga nulis blog akhirnya nulis lagi, wk9x~ Well, untuk pembukaan, saya bener" bersyukur pada Tuhan atas berkat" yang telah Ia berikan, hidup saya semakin sempurna (cie ileh, kek apa aja ~.~). Yg pasti skripsi saya dah kelar n bsk softcover bis itu tinggal nunggu sidang deh xD Wahahaha, ga peduli dah apa yg udh menunggu saya selepas sidang, baik kerjaan, asmara, maupun tuntutan-tuntutan lainnya, yg penting kelar sidang dulu cuy!

OK, kali ini, saya akan membahas tentang BGT 2009 alias Britains Got Talent 2009. Ya, baru" ini saya lagi kerajingan nonton acara Britains Got Talent 2009 yang merambat ke 2008 dan BGT tahun" sebelumnya. Berjubel-jubel orang-orang berbakat (dan yang mengakui dirinya berbakat) antri ikut audisi yang pemenangnya mendapatkan hadiah 100k poundsterling dan perform di depan ratu Inggris. Klo Indo adain acara ini n pemenangnya dapet 1M rupiah n perform di depan presiden, rame ga yah yg ikud? Saya pikir yg bikin rame itu 1M-nya, bkn depan presidennya O.o

Yang pasti sih yg bikin seru, perform-nya bukan cuma nyanyi doank, tapi ada juga dance, main alat musik, acting, lawak, dansa, wah, pokoknya banyak deh. Tingkat pertunjukannya benar" beragam lagi, dr yg heavenly talented sampai hellishly retarded, lol~

Yang pasti selain bakat, kepercayaan diri para peserta juga diuji. Selain para juri yg galak dan berpengalaman, jurnalis dan pembaca acara televisi Piers Morgan, aktris Amanda Holden, dan Simon Cowell, mereka juga dihadapkan pada bejibun penonton yang udah rame mulai dari waktu audisi. Yang pada nonton pasti udah tahu donk pemenang yang 2009 yaitu grup dance Diversity. Personally, memang harus saya akui klo Flawless lebih unggul di teknik, tapi apa yang membuat diversity layak menang adalah karena kekreatifan mereka yang unggul bila dibandingkan dengan Flawless. Selain itu, anggota mereka yang berkisar dari anak kecil sampai lulusan S2 jugalah yang membuat saya makin kagum. Klo masalah penampilannya sih kek na udh ga usah saya komentarin kali ya. What would you expect from a group that will perform in front of the queen? Yup, they're world quality dancer.

Selain bakat, kepercayaan diri, menurut saya usaha juga memegang peranan penting. Tidak mungkin para peserta yang lolos ke babak setelah audisi adalah orang yang tidak pernah menyanyi atau menari. Mereka pasti sudah sering dan berlatih keras untuk acara ini. Ok, skip dah bagian ini, kek na dah klise banget ya :))

Satu hal yang menarik, ternyata fisik/tampang tidak terlalu memegang peranan vital dalam BGT. Lihat saja contohnya Susan Boyle, runner up BGT 2009. Secara fisik, ia hanya seperti wanita usia 50an pd umumnya, dgn tampang yg udh tua, bodi yg udh melar. Tp toh karena bakatnya yang luar biasa, publik Inggris terus memvote dia sampai di final. Mau contoh yang lebih? Paul Potts. Juara BGT 2007. Dia adalah contoh nyata bahwa publik luar lebih menghargai bakat ketimbang fisik. Selain itu, umur juga tidak merupakan masalah. Saya masih ingat ketika Connie Talbot, anak kecil usia 6 tahun tp mempunyai suara yang sangat indah masuk sampai babak final BGT 2007 walau akhirnya ia harus mengakui keunggulan Paul Potts. Kalau tidak, lihatlah juara BGT 2008, George Sampson, penari berusia 14 tahun. Ataupun juga dari Hollie

But wait, memang pas BGT fisik tidak diperhitungkan, tp jujur aja, setelah BGT lewat setahun, maka orang-orang mulai melupakan mereka dan beralih ke para peserta BGT tahun depan, dan lima tahun lagi mungkin saja nama mereka mulai dilupakan. Well, ini merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri bahwa fisik tdk memegang peranan vital saat acara berlangsung, tp untuk bertahan di dunia entertainment, fisik yang enak dilihat penonton juga diperlukan, apalg untuk para performer yang lulus dari acara" show seperti itu.

Tp ya klo acara ini sih, menang aja dah dapat 100k poundsterling, blm lagi perform dpn queen, n dpt kontrak ini itu, kek na klo ga hura-hura bisa sih deposito hidup mpe keturunan berikutnya, lol~

Walo ditakutkan juga, para pemenang acara show seperti ini yang langsung tiba" kaya n terkenal, punya cukup mental baik dalam menghadapi perubahan yang radikal dalam hidup mereka maupun dalam menghadapi tekanan-tekanan yang akan datang. Tidak sedikit pemenang undian yang pada akhirnya malah jauh lebih miskin drpd sebelumnya karena tidak mampu memanage diri mereka dalam menghadapi perubahan radikal yang terjadi tiba-tiba dalam hidup mereka. Ataupun orng yg jadi terkenal langsung lupa diri n waktu jatuh, bunuh diri atau masuk RSJ. That teach us that not every people could face a radical change in their life. Which one are you?

Well, pd akhirnya, saya sempat meninjau kembali prinsip saya yaitu 'A good book must have a good cover' dan 'I judge the book from the cover'. Pada satu sisi memang tampak prinsip saya terlalu subjektif dan self-centered, tp pada akhirnya, memang smua orang pasti mengharapkan performer yang sempurna, baik dari segi fisik, bakat, maupun kepribadian. Adakah itu? Pasti ada, tunggu saja, itu saya! (narsis n ga tahu diri mode on) Wk9x~

Paul Potts-Juara GT 2007
Connie Talbot-Finalis BGT 2007 yg berusia 6 tahun
George Sampsons-Juara BGT 2008 yang berusia 14 tahun
Hollie Steel-Finalis BGT 2009
Susan Boyle-Runner Up BGT 2009
Diversity-Juara BGT 2009

WOGH!

0 comments:

Post a Comment